kaktus abu-abu




Hei hujan...
pergilah.

Jangan menoleh apalagi kembali.
pergi.
membencilah ...
gunakan bencimu untuk berlari.
Larilah yang jauh,
dan jangan terjatuh....

Larilah.., 
berbahagialah..

Aku dan kaktus tidak jauh berbeda.. hanya menyakiti.
pergilah..
bencilah..
berbahagialah....

Aku dan kaktus serupa.. mampu bertahan di tengah gurun.
Jadi..
pergilah..
bencilah..
berbahagialah....

Lari yang jauh, temukan bahagiamu.. 
Lari yang kencang dengan seluruh kebencianmu.. habiskan seluruhnya.
Dan jangan terjatuh..
berjanjilah.. demi dirimu.. 
kumohon....

Aku dan kaktus serupa.. 
 tak menyalahkan daun berwujud duri...
 tak  menyimpan dendam pada gurun...





Akulah kaktus abu-abu,
mengering dalam diam.

2 Responses
  1. Riz Raharyan Says:

    Keren puisinya :)
    Bagus, apalagi kata-kata "Akulah kaktus abu-abu, mengering dalam diam." :D



    take me....


    'watch' this ^^

    Followers

    Banner [click!]

    /**/ link banner ok
    ..::.. diLa aLDiLa FadHiLa ..::..

    Suara Petualang Create your own banner at mybannermaker.com!
    Make your own banner at MyBannerMaker.com!
    wong284 langit senja tips dan trk bloggerRumah Imajinasi ebook,jihad,fiqih, motivasi,news,shabat nabi,story Aul's banner kimochiku

    Footprints